💌 Kutemukan Cinta di atas Manhaj Salaf 💌
Aku belajar banyak hal dari kejadian ini,
Aku belajar bahwa cinta bisa
datang untuk siapa saja,
Aku belajar bahwa cinta bisa
datang kapan saja,
Aku belajar bahwa cinta bisa dengan mudah tumbuh untuk mereka yang berani memberi kepastian.
Iya, sebab cinta itu datang bukan karena hawa nafsu melainkan karena Allah,
Meskipun hati wanita lain menolak menjalankan syari'at ini, entah mengapa aku merasa ikhlas untuk menjalankannya asalkan tak ada yang tersakiti.
Tapi takdir berkata lain.
Dan kemudian aku belajar,
Aku belajar tentang kesalahan karena terburu-buru memutuskan.
Aku belajar tentang pentingnya jujur pada hati sendiri.
Dan aku juga belajar,
Mereka yang datang dengan tiba-tiba,
mereka yang bahkan tak pernah terbesit sedikitpun dalam benak ini,
Ternyata mereka juga sulit untuk dilupakan.
Qodarullah, mungkin ini memang jalanNya.
لَا تَحْزَنْ إِنَّ اللَّهَ مَعان
Secerca harapan yang bisa membuatku tersenyum,
"Semoga Allah gantikan dengan yang lebih baik. "
••14 jumadil akhir 1439 H••
Sakinah | Ummu Yusuf
@setulus.semesta
Aksara Hati ♡
Sabtu, 03 Maret 2018
Rabu, 21 Februari 2018
Bismillah,
Keinginan ku semakin menggebu,
Otakku tak hentinya berfikir,
Rasa-rasanya detik ini juga aku ingin melaksanakannya.
Tetapi masih ada saja bisikan yang berhasil meragukan diriku tuk melangkah.
Berbagai kemungkinan terus berputar-putar dalam benakku,
Bagaimana jika mereka tak menerimamu?
Bagaimana jika mereka menyusahkanmu?
Bagaimana, bagaimana, bagaimana..
Hatiku terus saja terombang-ambing.
Terkadang aku telah berniat untuk maju,
Tiba-tiba saja, aku menjadi ragu dan kemudian mundur.
Yang ku takutkan adalah saat Allah telah membukakan jalan, kaki ini menjadi enggan melangkah, niat ini perlahan memudar bahkan ... telah menghilang.
Aku takut.
Keinginan ku semakin menggebu,
Otakku tak hentinya berfikir,
Rasa-rasanya detik ini juga aku ingin melaksanakannya.
Tetapi masih ada saja bisikan yang berhasil meragukan diriku tuk melangkah.
Berbagai kemungkinan terus berputar-putar dalam benakku,
Bagaimana jika mereka tak menerimamu?
Bagaimana jika mereka menyusahkanmu?
Bagaimana, bagaimana, bagaimana..
Hatiku terus saja terombang-ambing.
Terkadang aku telah berniat untuk maju,
Tiba-tiba saja, aku menjadi ragu dan kemudian mundur.
Yang ku takutkan adalah saat Allah telah membukakan jalan, kaki ini menjadi enggan melangkah, niat ini perlahan memudar bahkan ... telah menghilang.
Aku takut.
Minggu, 18 Februari 2018
Terkadang orang yang paling banyak tersenyum adalah orang yang paling sering bergulat dengan hatinya.
Bergulat agar hatinya mau bersabar dengan sabar yang paling afdhol,
Bergulat agar hatinya mau menyimpan semua rasa yang sedang menimpa sendiri, tanpa berkeluh kesah.
Bukan karena dirinya kuat, sebab ia sadar pernah disapa gerimis.
Tapi karena ia yakin semua akan baik-baik saja jika bersama Allah.
setulus.semesta
di hati,
Bergulat agar hatinya mau bersabar dengan sabar yang paling afdhol,
Bergulat agar hatinya mau menyimpan semua rasa yang sedang menimpa sendiri, tanpa berkeluh kesah.
Bukan karena dirinya kuat, sebab ia sadar pernah disapa gerimis.
Tapi karena ia yakin semua akan baik-baik saja jika bersama Allah.
setulus.semesta
di hati,
hari-hari saat menyimpan berbagai rasa
🌸 SAHABAT 🌸
Sahabat ...
Bukan yang selalu bersama setiap saat karena mereka juga mempunyai urusan yang harus dikerjakan
Bukan yang mengetahui segalanya tentang kita karena setiap orang mempunyai hal yang tak bisa dicerikan kepada orang lain
Tapi, sahabat adalah
Yang ada di saat kita membutuhkan,
Yang membuat kita menjadi diri sendiri di depan mereka,
Yang berucap jujur saat kita salah
Dan yang terpenting,
Sahabat adalah orang-orang yang menyayangi kita dengan 'tulus',
meski kadang ada rasa jengkel, ingin marah dan lainnya.
It's not problem, karena itu adalah hal-hal yang manusiawi.
@setulus.semesta
kampus,
hari saat semua terpisah oleh jarak
All about heart 💌
Awalnya kokoh, tetapi karena terus menerus dihempas gelombang jadinya hancur juga.
Mungkin sama dengan hati manusia,
Saat kita mengizinkannya dihempas gelombang ketidakpastian, maka
sekuat apapun bertahan, sebanyak apapun berkata "aku kuat, aku pasti bisa",
Tetap saja akan ada saatnya menjadi lemah,
bahkan mungkin bisa hancur.
Demikianlah hati.
@setulus.semesta
Awalnya kokoh, tetapi karena terus menerus dihempas gelombang jadinya hancur juga.
Mungkin sama dengan hati manusia,
Saat kita mengizinkannya dihempas gelombang ketidakpastian, maka
sekuat apapun bertahan, sebanyak apapun berkata "aku kuat, aku pasti bisa",
Tetap saja akan ada saatnya menjadi lemah,
bahkan mungkin bisa hancur.
Demikianlah hati.
@setulus.semesta
Langganan:
Postingan (Atom)



